Penyuluhan Standarisasi Usaha Rumah Makan // 30 Maret 2021 // di Kabupaten Hulu Sungai Utara

Setiap jasa usaha penyelenggara rumah makan dan restoran harus berstandarisasi, mulai produk, layanan dan pengelolaan yang baik. Hal itu dinilai penting agar mampi bersaing di tengah pesatnya bisnis tersebut.
Agar pelaku usaha rumah makan di Kalsel mampu memenuhi standar yang ditentukan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Oleh karena itu, Bidang IKP Dispar Prov Kalsel rutin melaksanakan kegiatan Penyuluhan Standarisasi Usaha Rumah Makan setiap tahunnya.
Tahun 2021 ini, salah satu pelaksanaannya berada di Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara, dengan dihadiri 45 orang peserta dari pelaku usaha rumah makan.
Adapun peningkatan pelayanan rumah makan terbagi menjadi beberapa hal. Mulai dari produk, pelayanan, hingga pengelolaan. Hal itu merupakan perangkat minimal yang ditentukan.
Menurut Kepala Dinas Pariwisata Prov Kalsel, Muhammad Syarifuddin, M.Pd, “Para pelaku usaha warung makan atau rumah makan harus mampu meningkatkan kualitas pelayanannya. Misalnya, menjada kebersihan dan higienitas produk, konsistensi rasa, dan cara penyajian, agar pelaku usaha rumah makan mampu memenuhi standar yang ditentukan tersebut,” Ujarnya.
Beliau menambahkan, banyaknya pelaku usaha yang belum bersertfikat juga menjadi alasan mengapa kegiatan Bimtek tersebut digelar. Selain untuk meningkatkan pengetahuan meraka akan standarisasi produk, juga sebagai modal untuk dapat bersaing dengan usaha lainnya.
Standarisasi usaha rumah makan sendiri tertuang dalam Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Permen Parekraf) No.11/2014 tentang Standar Usaha Restoran. Dalam peraturan tersebut disebutkan semua hal yang berkaitan dengan produk pelayanan, dan pengelolaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *